Sabtu, 22 Oktober 2011

BERDOA


"Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya."
 (Yakobus 5:16b)

Dari sosok Elia kita bisa belajar bahwa doa sebagai sarana bagi kita untuk berhubungan dengan Tuhan mampu membawa turunnya berkat melimpah. Selain dijuluki nabi api, Elia juga dikenal sebagai nabi hujan atau the rain maker. Elia hanyalah manusia biasa, sama seperti kita. Tetapi apa yang membedakan adalah kesungguhannya dalam berdoa. Perhatikan apa yang dikatakan Yakobus berikut mengenai Elia. "Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya." (Yakobus 5:17-18). Mari kita beri penekanan pada kata "berdoa", "hujan" dan "buah". Ada banyak dari kita yang terus menerus bekerja tanpa henti, meletakkan pekerjaan atau karir di atas segalanya sehingga menomorduakan bahkan melupakan berdoa sebagai sebuah kewajiban yang harus kita lakukan. Atau mungkin berdoa, tapi berdoa hanya sebatas konteks kebiasaan, rutinitas, dan bukan berasal dari kerinduan hati terdalam untuk mencari dan bersekutu dengan Tuhan karena mengasihi Tuhan. Maka lewat kisah Elia kita bisa belajar untuk tidak melupakan kesungguhan dalam "berdoa", agar "hujan" turun dengan lebat dan membuat kita "berbuah".

Elia bukan Tuhan dan bukan pula dewa. Elia adalah hanya manusia biasa yang sama seperti kita, yang punya kelemahan dan keterbatasan. Seperti kita, ia pun mengalami masa-masa ups and downs, pasang surut dalam perjalanan hidupnya. Tiga tahun enam bulan dikatakan bangsa Israel mengalami paceklik akibat kekeringan. Bayangkan apa yang bisa terjadi jika hujan tidak kunjung turun selama itu. Tanah akan gersang akibat kemarau berkepanjangan, dan bukan saja hasil pertanian, tetapi mungkin untuk minum pun orang sudah sulit pada masa itu. Tetapi lihatlah doa Elia mampu menurunkan hujan yang berlimpah ruah sehingga bumi pun kembali mengeluarkan buahnya. Jika lewat Elia hujan bisa turun, maka hujan itu pun mampu turun atas kita sampai kita mengeluarkan buah, baik dalam pekerjaan, studi, kehidupan maupun pelayanan.

Berdoa dengan sungguh-sungguh yang berasal dari hati akan membuat Tuhan membuka perbendaharaanNya yang melimpah dari Surga untuk menurunkan hujan berkatNya ke atas kita, hujan yang akan membuat bumi termasuk kita di dalamnya sanggup mengeluarkan buah. Selain bekerja, janganlah melupakan untuk berdoa dengan sungguh-sungguh agar Tuhan berkenan melimpahkan hujan berkat dari langit untuk kita.

Diedit dari Renungan Harian Online

Tidak ada komentar:

Posting Komentar