Senin, 31 Januari 2022

Belajarlah Mengutamakan Orang Lain

Baca: Matius 14:13-21

"Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit." (Matius 14:14)

Hal terbaik yang biasa kita lakukan setelah lelah bekerja seharian adalah mengambil waktu untuk beristirahat, entah itu tidur di kamar atau hanya sekadar rebahan di sofa, tanpa mau diganggu oleh siapa pun. Kita beristirahat dengan tujuan untuk melepaskan rasa penat, meregangkan otot-otot yang kaku. Tetapi sering kali kita menjadi kesal ketika sedang enak-enaknya beristirahat tiba-tiba ada gangguan datang.

Suatu ketika Yesus ingin sekali beristirahat dan mengasingkan diri, karena di balik kelelahan tubuh-Nya Ia juga sedang berduka karena telah mendengar kabar tentang kematian Yohanes Pembaptis yang tragis yaitu dipenggal kepalanya oleh raja Herodes. Karena itu Ia ingin sekali menyendiri dan menenangkan diri-Nya. Namun orang-orang tidak mengetahui apa yang Yesus rasakan, sehingga mereka tetap saja mengikuti Dia sekalipun harus menempuhnya dengan berjalan kaki, karena mereka ingin sekali mendapatkan kesembuhan dan mujizat.

Melihat orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya Yesus pun menemui mereka dan melayani mereka, sekalipun hari sudah larut malam. Yesus rela mengesampingkan kebutuhan pribadi-Nya yang semula ingin menyendiri, beristirahat, dan menenangkan hati, dengan tetap mengutamakan kepentingan orang banyak itu, melayani mereka bahkan memberi mereka makan.

Tuhan telah meninggalkan teladan hidup bagi orang percaya. Kristus rela mengesampingkan kepentingan pribadi-Nya dengan memerhatikan kepentingan orang lain. Karena itu "...hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga." (Filipi 2:3-4). Selain itu kita juga diajar untuk memiliki kasih yang diwujudkan dengan tindakan yaitu menolong orang lain yang sedang membutuhkan pertolongan. 
"Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." (Galatia 6:2).

"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka." (Matius 7:12)

Sumber: Renungan Kristen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar