Senin, 23 Juni 2025

Belajar untuk Mengasihi Kelompok Anda

Bacaan Hari ini:
Kisah Para Rasul 2:42, 44 “Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama.”

Tujuan utama dalam kehidupan ialah belajar caranya mengasihi. Itulah sebabnya Tuhan menempatkan Anda di bumi ini—alih-alih menciptakan Anda, lalu membawa Anda langsung ke surga. Salah satu tempat terbaik untuk belajar bagaimana mengasihi adalah di dalam kelompok kecil.

Bahkan, kelompok kecil adalah laboratorium untuk belajar bagaimana caranya mengasihi. 

Tuhan ingin Anda belajar untuk mengasihi Dia dan orang lain. Dia memberi Anda komunitas Kristen—gereja—untuk mendorong Anda dan membantu Anda bertumbuh dalam hikmat dan berjalan dengan setia bersama Tuhan. Belajar mengasihi merupakan pelajaran terpenting dalam kehidupan Anda, dan tempat terbaik untuk mempraktikkannya yaitu dalam komunitas orang percaya. 

Anda tidak bisa belajar mengasihi, kecuali Anda berada di sekitar orang lain—orang-orang yang sering kali berbeda dari Anda atau bahkan yang mungkin membuat Anda kesal. Itulah salah satu alasan mengapa banyak orang terbawa kepada agama yang mengajarkan bahwa cara untuk menjadi suci adalah dengan mengisolasi diri dari orang lain. Terkadang itu tampak seperti cara yang lebih mudah.

Namun, Yesus berkata ada cara yang lebih baik. Dia menghabiskan hidup-Nya di sekitar orang-orang di rumah, di pasar, di bait suci, di desa, di laut, dan di jalan. Dia mengasihi orang-orang di mana pun Dia bertemu mereka, apa adanya mereka, dan mengampuni mereka serta memperlihatkan kasih karunia kepada mereka. Anda tidak akan bisa belajar mengasihi seperti itu apabila Anda tidak berada di sekitar orang lain.

Kita mempraktikkan kasih di dalam kelompok kecil. Alkitab menyebutnya persekutuan.

Itulah salah satu karunia terbesar yang diberikan kelompok kecil kepada kita—persekutuan bersama orang-orang yang mengasihi dan menerima kita serta membantu kita menjadi murid Yesus yang lebih baik.

Kisah Para Rasul 2:42 mengatakan hal ini tentang gereja mula-mula: “Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.” Dalam banyak hal, keluarga rohani Anda bisa jadi lebih dekat daripada keluarga biologis Anda.

Kasih bukanlah sebuah perasaan; itu adalah komitmen. Jika Anda menganggap kasih adalah perasaan, maka begitu perasaan itu hilang, Anda akan berpikir kasih itu juga hilang. Tidak! Kasih adalah sebuah pilihan. Di dalam kelompok kecil, kita harus memilih untuk mengasihi sebab Allah telah menunjukkan kasih-Nya yang besar kepada kita.

Renungkan hal ini: 
- Menurut Anda, apa yang Allah coba ajarkan kepada Anda saat Anda bersekutu dengan seseorang yang sulit untuk dikasihi?
- Mengapa kasih itu begitu penting untuk kita pelajari? Apa yang diajarkan kasih kepada kita tentang Allah?
- Bagaimana komitmen membantu Anda untuk bertumbuh secara rohani dan belajar untuk mengasihi lebih dalam?

Menunjukkan kasih kepada orang lain sering kali sulit dan tidak sempurna. Namun, ketika Anda memilih untuk mengasihi dan berkomitmen kepada sekelompok orang yang memiliki iman yang sama kepada Yesus, sesuatu yang hebat sedang terjadi—Anda mulai bertumbuh bersama dengan cara-cara yang tidak akan pernah bisa Anda lakukan sendiri.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar