Senin, 08 September 2025

Ada Makna di Balik Kekacauan

Bacaan Hari ini:
Kejadian 50:20 “Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.”

Setiap masalah dalam hidup Anda punya tujuan; ada makna di balik semua kekacauan itu.

Ketika berada di tengah kesulitan, kita sulit untuk melihat maksud itu. Namun, mudah untuk kita memahami kejadian masa lalu dan melihat apa yang seharusnya dilakukan secara berbeda setelah kejadian tersebut terjadi—sehingga kita bisa melihat apa yang Yesus lakukan pada saat itu.

Pada tahun 1980-an dan 90-an, ada sebuah acara TV berjudul MacGyver. Acara itu seru untuk ditonton karena MacGyver bisa membuat sesuatu dari ketiadaan. Ia bisa mengumpulkan kawat-kawat, permen karet dan aseton, lalu tiba-tiba ia membangun sebuah roket utuh. Ia dapat menggunakan apa saja—bahkan benda-benda sehari-hari yang biasa dijumpai di sekitarnya—untuk mewujudkan tujuannya.

Percayalah—Tuhan jauh lebih hebat daripada MacGyver! Dia bisa menggunakan segala sesuatunya dalam hidup Anda—hal-hal baik, hal-hal buruk, hal-hal menyakitkan, hal-hal aneh—dan menggunakannya untuk kebaikan.

Ingatlah, Tuhan bukan penyebab masalah-masalah Anda. Namun, Dia membolehkannya terjadi agar Dia dapat menggunakannya untuk mewujudkan rancangan-Nya, meskipun orang lain memiliki niat yang buruk.

Satu contoh dalam Alkitab tentang hal ini ialah kisah Yusuf. Yusuf menghadapi serangkaian masalah yang mengerikan. Dia dijual sebagai budak oleh saudara-saudaranya. Dia dituduh menggoda istri tuannya. Dan ia dijebloskan ke dalam penjara.

Namun, Yusuf tetap setia. Dan pada akhirnya ia diangkat menjadi orang berkuasa nomor 2 yang bertanggung jawab di seluruh Mesir. Berkat perannya itu, ia mampu menyelamatkan seluruh bangsa Israel dari kelaparan. Ia bahkan mampu menyelamatkan keluarganya sendiri—termasuk saudara-saudaranya yang dulu menjualnya sebagai budak.

Ia berkata kepada saudara-saudaranya, "Memang kamu mereka-reka yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar” (Kejadian 50:20). Yusuf tahu bahwa rancangan terbaik Allah telah berhasil, bahkan dalam keadaan hidupnya yang buruk.

Anda juga mungkin sedang berada dalam situasi yang buruk saat ini. Rasanya segala sesuatu dalam hidup Anda salah. Orang-orang dengan maksud yang buruk mungkin telah menyakiti Anda. Namun, Allah bermaksud mendatangkan kebaikan dari situasi tersebut. Dia ingin Anda membawakan kepingan-kepingan hidup Anda yang hancur kepada-Nya. Dia dapat mendatangkan damai sejahtera dari kepingan-kepingan itu.

Renungkan hal ini:
- Kapan Anda pernah melihat Tuhan memberikan makna dari suatu kekacauan?
- Bagaimana kisah Yusuf dapat mendorong Anda?
- Masalah apa yang sedang Anda hadapi saat ini? Luangkan waktu untuk berdoa, katakan kepada Allah bahwa Anda percaya kepada-Nya untuk mendatangkan kebaikan dari-Nya.

Ingatlah, tujuan Allah lebih besar daripada masalah apa pun yang pernah Anda alami. Dan Dia akan mendatangkan kebaikan darinya apabila Anda percaya kepada-Nya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar