Selasa, 04 November 2025

Doa Orang yang Putus Asa

Kawan-kawanku yang akrab Kaujauhkan daripadaku, tinggal kegelapan menemani aku. –Mazmur 88:19 (BIMK)

Ayat Bacaan & Wawasan :
Mazmur 88:2, 7-19

Charles telah tenggelam ke dalam depresi. Meski memiliki keluarga yang penuh kasih, ia tetap merasa sendirian. “Aku merasakan tekanan yang semakin besar untuk selalu mendukung mereka,” katanya, “dan rasanya aku ingin bunuh diri saja.” Yang mengejutkan—atau mungkin tidak—Charles Morris juga memimpin sebuah lembaga pelayanan Kristen.

Seorang teman yang bijak memberi tahu Charles bahwa ketika dihadapkan dengan depresi, “Kita harus semakin meresapi Kitab Mazmur.” Charles pun berhasil melewati keputusasaannya yang mendalam dengan tekun membaca bagian-bagian Alkitab yang berhubungan dengan keadaannya, menjalani perawatan medis yang sesuai kebutuhannya, serta mencurahkan isi hatinya kepada Allah.

Kitab Mazmur banyak berisi ungkapan hati yang blak-blakan. Heman, orang Ezrahi, menuliskan salah satu mazmur yang paling pedih. Pengharapan hanya ditemukan pada baris pembuka: “Ya Tuhan, Allah yang menyelamatkan aku” (Mzm. 88:2). Kemudian Heman tampak seperti menuduh Allah: “Engkau melemparkan aku ke lubang yang dalam” (ay. 7 BIMK). “Aku hancur tertindas oleh murka-Mu” (ay. 8 BIMK). Ia juga bertanya-tanya: “Ya Tuhan, mengapa Engkau menolak aku? Mengapa Kaupalingkan wajah-Mu daripadaku?” (ay. 15 BIMK). Kebanyakan mazmur ditutup dengan sebuah pesan pengharapan. Namun, tidak dengan mazmur yang satu ini. Heman menyimpulkan, “Tinggal kegelapan menemani aku” (ay. 19 BIMK). Inilah doa dari orang yang benar-benar putus asa. Meski demikian, Heman mengungkapkan seluruh penderitaannya kepada Allah.

Ketika kita membaca mazmur yang demikian, kita menyadari bahwa kita tidak sendirian. Banyak orang juga pernah mengalami perasaan putus asa dan memberanikan diri untuk menyuarakannya. Allah dapat menerima kejujuran yang pahit dari Heman. Dia juga bisa menerima kejujuran hati Anda. Dia selalu hadir, dan Dia mendengarkan Anda.

Oleh:  Tim Gustafson

Renungkan dan Doakan
Bagian mana dari Mazmur 88 yang paling dekat dengan pengalaman Anda? Apa yang akan Anda minta dari Allah hari ini?

Ya Bapa, kadang kala aku sulit berdoa, karena begitu menderita. Terima kasih, karena Engkau menerima seluruh derita dan kejujuran hatiku.
Bagikan

Sumber: Our Daily Bread

Tidak ada komentar:

Posting Komentar