Aku hendak mengajar . . . jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu. –Mazmur 32:8
Ayat Bacaan & Wawasan :
Mazmur 32:1-5, 9-11
Jason dan Pierre telah bekerja bersama selama satu dekade memasang pelapis dinding luar rumah. Mereka berdua sahabat baik, meski jarang berbicara. Saat bekerja, hampir tak ada kata yang terucap di antara mereka. Namun, mereka mengenal baik satu sama lain sehingga untuk berkomunikasi, mereka cukup menganggukkan kepala atau menggunakan lirikan mata. Isyarat-isyarat kecil seperti itu memiliki makna yang mendalam.
Mazmur 32 menghadirkan keintiman serupa antara Allah dan pemazmur. Salah satu versi menerjemahkan ayat 8 demikian: “Aku akan menasihatimu dengan mata-Ku” (TSI). Allah bukanlah pengamat dari kejauhan, melainkan Bapa penuh kasih yang menjadikan anak-Nya rekan sekerja. Walaupun mazmur ini dimulai dengan pengakuan dosa (ay. 1-5), fokusnya tidak terletak pada hukuman atas dosa, melainkan pada sikap penuh kasih Allah yang menuntun anak-Nya kembali ke jalan yang benar (ay. 6-7).
Ada pilihan lain, yakni menjadi seperti seekor kuda atau bagal yang “kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau” (ay. 9). Gambaran ini menunjukkan sikap keras kepala dan pengabaian terhadap jalan Allah. Sebagai orang percaya, kita perlu membangun kedekatan yang erat dengan Allah, supaya kita peka terhadap isyarat-Nya yang lembut. Salah satu cara membangun kedekatan itu adalah ketekunan membaca Kitab Suci. Sikap ini akan menolong kita hidup “dipimpin oleh Roh” (Gal. 5:25), sehingga kita sungguh mengasihi apa yang Allah kasihi. Ketika itu terjadi, kita akan bersukacita dan bergembira dalam Tuhan (Mzm. 32:11).
Oleh: Matt Lucas
Renungkan dan Doakan
Dalam aspek apa kehidupan rohani Anda mulai terasa seperti rutinitas belaka? Bagaimana Anda dapat membangun kedekatan dengan Allah, melalui pembacaan dan perenungan firman-Nya?
Ya Bapa, terima kasih, karena Engkau mengenalku dengan begitu mendalam, dan tetap mengundangku menjadi rekan sekerja-Mu untuk memperluas kerajaan-Mu.
Sumber: Our Daily Bread
Tidak ada komentar:
Posting Komentar