Berkembang Bagi Yesus
Perintah baru Kuberikan kepadamu: Kasihilah satu sama lain. Sama seperti Aku mengasihi kalian, begitu juga kalian harus saling mengasihi. –Yohanes 13:34 (BIS)
Ayat Bacaan & Wawasan:
Yohanes 13:31-35
Saya tidak berterus terang waktu dihadiahi bunga tulip oleh anak perempuan saya. Ia membawakan saya oleh-oleh umbi bunga tulip dari Amsterdam yang dikemas dalam sebuah kotak khusus. Saya mencoba menampilkan wajah gembira saat saya menerimanya, sekalipun saya benar-benar gembira bisa bertemu lagi dengan anak saya. Akan tetapi, tulip bukanlah bunga yang saya sukai. Bunga itu cepat berkembang tetapi juga cepat layu. Sementara itu cuaca di bulan Juli juga terlalu panas untuk menanam tulip.
Meski demikian, di akhir September, akhirnya saya menanam umbi tulip pemberian anak saya—sambil memikirkan tentang dirinya sehingga saya menanamnya dengan penuh cinta. Setiap kali mencungkil, perasaan sayang saya pada umbi bunga itu semakin bertumbuh. Sesudah menanam semuanya, saya menepuk-nepuk tanahnya dan memberkati umbi-umbi bunga itu, “Tidurlah yang nyenyak,” sambil berharap akan melihat bunga-bunga tulip bermekaran pada musim semi yang akan datang.
Proyek sederhana itu menjadi pengingat sederhana tentang perintah Allah agar kita saling mengasihi, sekalipun adakalanya kita tidak saling menyukai. Dengan tidak memandang kekurangan orang lain, kita dimampukan Allah untuk mengasihi mereka, termasuk ketika hubungan kita “memanas.” Seiring dengan berjalannya waktu, sikap saling mengasihi akan berkembang di antara kita. “Dengan demikian,” kata Yesus, “semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi” (Yoh. 13:35). Setelah dibersihkan oleh-Nya, kita diberkati dan berkembang, seperti yang terjadi pada bunga-bunga tulip saya pada musim semi—persis saat anak perempuan saya datang berkunjung di akhir pekan. “Hai, lihat apa yang berkembang!” seru saya dengan gembira. Ya, bunga itu, tetapi juga saya (Patricia Raybon)
Renungkan dan Doakan
Siapakah yang Allah ingin Anda kasihi, walaupun orang tersebut tidak terlalu Anda sukai? Apa yang dapat Anda lakukan untuk lebih menunjukkan kasih Kristus kepadanya?
Tuhan Yesus, bersihkanlah hatiku, agar aku dapat belajar mengasihi sesamaku dalam Engkau.
Sumber: Our Daily Bread
Tidak ada komentar:
Posting Komentar