HARI TUHAN
[[Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.]] (Matius 25:13)
Pada saat saya pelayanan di Komisi Perpustakaan, saya mempunyai teman sepelayanan
yang bernama Lie Ngit Tjin. Pada hari Sabtu ia menelepon saya untuk menggantikan pelayanannya pada hari Minggu setelah kebaktian pukul 9 pagi. Keesokan harinya pada hari Minggu pagi saya diberitahu oleh Ibu Linda Channing bahwa teman saya itu sudah tiada alias meninggal dunia karena mengalami kecelakaan, tenggelam di kolam renang, pada hari Sabtu sore.
Saya terkejut bukan kepalang karena pada hari Sabtu siang ia masih menelepon saya. Masih teringat di pikiran saya betapa ia pernah bercanda bahwa Piagam Pelayanan yang ia terima saat Pelayanan BPH di Komisi Perpustakaan dapat digunakan Untuk Melamar di Surga.
Begitulah cara Tuhan Yesus memanggil kita anak-anak-Nya, kita tidak pernah tahu di mana dan kapan kita meninggal, lalu apakah kita akan meninggal karena sakit atau kecelakaan.
Alangkah tragisnya jika kita seperti gadis yang bodoh, yang tidak pernah siap sedia minyak di dalam buli-buli jika sewaktu-waktu mempelai datang atau Tuhan memanggil kita.
Oleh karena itu, kita harus seperti gadis yang bijaksana, yang selalu siap sedia dengan minyak di dalam buli-buli sehingga ketika sewaktu-waktu sang mempelai datang, kita telah siap sedia masuk bersama-sama dengan mempelai laki-laki ke ruang perjamuan kawin.
Apakah Anda sudah siap jika sewaktu-waktu Tuhan memanggil Anda untuk bertemu
muka dengan muka dengan Tuhan Yesus? Kita sebagai anak-anak-Nya harus selalu siap sedia kapan pun Tuhan memanggil kita (Rini Susilinda).
Sumber: Amsal Hari Ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar