Selasa, 17 September 2024

Berlaku Jujur dalam Kristus


Jangan lagi berdusta. Berlakulah jujur yang satu kepada yang lainnya, sebab kita semua adalah sama-sama anggota tubuh Kristus. –Efesus 4:25 (BIMK)


Ayat Bacaan & Wawasan :

Efesus 4:22-29


Seorang pria mahir menghindari surat tilang dengan berbohong. Saat ia menghadap berbagai hakim di pengadilan, ia akan menceritakan kisah yang sama: “Saya putus dengan pacar saya dan ia membawa kabur mobil saya tanpa sepengetahuan saya.” Selain itu, ia sudah beberapa kali ditegur karena berkelakuan buruk di tempat kerja. Jaksa akhirnya menuntut pria itu dengan empat dakwaan sumpah palsu dan lima dakwaan pemalsuan karena tuduhan berbohong kepada hakim di bawah sumpah dan memberi laporan palsu. Bagi pria ini, berbohong telah menjadi kebiasaan seumur hidup.


Sebaliknya, Rasul Paulus mengatakan bahwa sikap jujur adalah kebiasaan yang sangat penting dalam kehidupan orang percaya. Ia mengingatkan jemaat di Efesus bahwa mereka telah meninggalkan cara hidup mereka yang lama dengan menyerahkan hidup mereka kepada Kristus (Ef. 2:1-5). Sekarang, mereka telah menjadi manusia baru dan perlu hidup dengan cara baru, yakni dengan mulai melakukan tindakan-tindakan tertentu dalam hidup mereka. Salah satu tindakan tersebut adalah berhenti—“jangan lagi berdusta”—dan sebaliknya mulai melakukan—“Berlakulah jujur yang satu kepada yang lainnya” (4:25). Karena hal tersebut menjaga kesatuan gereja, jemaat di Efesus harus selalu berusaha “membangun” orang lain lewat perkataan dan perbuatan mereka (ay. 29).


Dengan pertolongan Roh Kudus (ay. 3-4), orang percaya dapat berupaya menghadirkan kebenaran dalam perkataan dan perbuatan mereka. Dengan demikian gereja akan bersatu, dan Allah pun dimuliakan.


Oleh:  Marvin Williams


Renungkan dan Doakan

Apa yang dapat membantu Anda untuk senantiasa bersikap jujur? Bagaimana perkataan Anda mencerminkan hidup baru yang Anda jalani sekarang di dalam Kristus?


Allah yang terkasih, tolonglah aku untuk menanggalkan kebohongan dan mengenakan kebenaran-Mu pada diriku sendiri.


Sumber: Our Daily Bread

Tidak ada komentar:

Posting Komentar