Kamis, 28 Januari 2021

Benci Tanpa Alasan

”Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.”  (Yohanes 15:25)

Ada seorang ibu pernah berkata di dalam kegalauannya, "Saya sudah berusaha untuk selalu berbuat baik, tetapi mengapa dia tetap membenci saya?” Seorang lainnya berkata, "Saya sudah berusaha menyelesaikan masalah dengan dia, dan sepertinya sudah beres. Tetapi, mengapa dia tetap bersikap tidak bersahabat terhadap saya?” Pertanyaan-pertanyaan seperti itu seringkali dialami banyak orang. Mereka merasa sudah berusaha melakukan yang terbaik, tetapi hasil yang diharapkan, tetap tidak baik.

Ada satu kenyataan yang tidak dapat dihindari di dalam hidup ini. Kenyataan tersebut adalah, tidak semua orang bisa senang dengan engkau. Adalah menjadi tugas dan tanggungjawab kita untuk berbuat baik kepada semua orang. Tetapi, tidak menjadi tugas kita untuk memaksa semua orang berbuat baik kepada kita.

Seringkali demi ingin mendapatkan perlakuan menyenangkan dari semua orang, kita berpikir keras untuk melakukan apa yang orang suka. Anak-anak muda, akhirnya terjerumus ke dalam pergaulan yang tidak baik, demi menyenangkan semua pihak. Para ibu, akhirnya terjebak dalam kumpulan pencemooh. Demi menyenangkan kaum pencemooh di dalam gereja. Para bapak, akhirnya royal dalam pemberian, demi mendapatkan pengakuan dari sekitarnya. Jadi, bukan karena kebaikan yang tulus.

Satu waktu seorang yang bernama Bill Cosby pernah berkata begini, "Aku sebenarnya tidak tahu, apakah kunci kesuksesan itu. Tetapi rahasia dari kegagalan adalah, berusaha untuk menyenangkan setiap orang."

Betapa sulitnya, untuk hidup dengan berusaha menyenangkan semua orang. Prinsip "ingin menyenangkan semua orang" membuat orang tidak mampu lagi berkata "tidak". Bahkan untuk hal yang sebenarnya dia tidak suka untuk mengerjakannya. Dan kebiasaan ingin menyenangkan semua pihak ini juga merugikan. Para ibu akhirnya tidak bisa menolak tawaran sebuah produk dari ibu lainnya. Padahal, dia tidak butuh, dan membeli barang itu bisa mengganggu pengeluaran untuk belanja bulanannya. Jadi, enggak perlu takut, kalau engkau tidak mampu menyenangkan semua orang.

Renungan :
Ada saja orang di dunia ini yang selalu membenci tanpa alasan. Jangan membuang energi untuk memikirkan mereka. Yang penting engkau sudah berusaha berbuat kebaikan.

Sumber: Renungan Bethany Graha
 
#Bacaan hari ini Ibrani pasal 5#

Tidak ada komentar:

Posting Komentar