ALKITAB MARY
Bacaan: Mazmur 119:97-104
NATS: Aku hendak bergemar dalam perintah-perintahMu yang kucintai itu (Mazmur 119:47)
Ketika Mary Jones berusia sepuluh tahun, ia mulai menabung untuk suatu benda khusus yang ingin dibelinya. Ia menjaga bayi, mengurus kebun tetangga, dan menjual telur dari ayam-ayam yang dipeliharanya sendiri. Saat ia berusia enam belas tahun, ia telah berhasil mengumpulkan uang untuk mendapatkan apa yang selama ini sangat didambakannya.
Apakah sebuah mobil baru? Sejumlah baju baru? Sebuah Nintendo? Bukan, Mary Jones berusia enam belas tahun pada tahun 1800, dan usaha menabungnya selama ini adalah untuk mendapatkan sebuah Alkitab. Namun tidak ada yang menjual Alkitab di desa Welsh yang kecil dimana ia tinggal, sehingga ia perlu berjalan sejauh 40 km ke Bala. Di sana pendeta Thomas Charles masih memiliki satu Alkitab yang dijual, dan setelah meyakinkan pendeta tersebut, barulah Mary diizinkan untuk membelinya.
Karena kerinduan Mary akan Alkitab inilah, pendeta Thomas dan yang lainnya mulai membicarakan perlunya untuk membuat Alkitab lebih mudah didapat. The British and Foreign Bible Society didirikan, dan dalam waktu 100 tahun, badan ini telah mendistribuskan lebih dari 200 juta Alkitab ke seluruh dunia. Bagi Mary, tidak ada yang lebih penting daripada Alkitab, dan kesetiaannya ini telah menghasilkan keuntungan rohani yang amat besar.
Apakah kita juga mencintai firman Allah sedemikian besar? Berapa kali kita menyempatkan berjalan menyeberang kamar hanya untuk mengambil Alkitab dan membacanya?
Tuhan, tolonglah kami untuk mencintai firmanMu -- JDB
KEBANYAKAN ORANG MENYIMPAN ALKITAB DI RAK BUKU BUKAN DI DALAM HATINYA
Sumber: Renungan Harian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar