Kamis, 05 Mei 2022

KEKUATAN MUSIK

Bacaan: Ulangan 31:14-30

NATS: Maka Musa menuliskan nyanyian ini dan mengajarkannya kepada orang Israel (Ulangan 31:22)

Seorang mahasiswa bergumul dengan pikiran-pikiran negatif yang selalu ada dalam benaknya. Meskipun ia telah berdoa dan membaca Alkitab dengan teratur, hal itu tidak mampu membantunya melepaskan diri dari pergumulan tersebut. Ia lalu memutuskan untuk meminta bantuan dari seorang konselor Kristen.

"Musik apakah yang kamu dengarkan?" tanya si konselor. Ketika mahasiswa itu mengatakan bahwa musik rock sekuler yang didengarkannya, konselor itu berkomentar, "Bayangkanlah seolah dirimu adalah sehelai kertas besar. Setiap musik yang kau dengar adalah api yang membakar tepi kertas. Engkau memohon kepada Tuhan agar memulihkan kertas yang telah rusak itu, dan dengan firmanNya Dia mulai memulihkanmu. Namun kau terus membakarnya. Mulai sekarang, biasakanlah mendengar musik rohani dan lihat apa yang akan terjadi nanti." Mahasiswa itu melakukan saran itu dan ia berhasil memulihkan pikirannya.

Allah menggabungkan kekuatan musik dengan kebenaran supaya anak- anakNya lebih dekat kepadaNya. Dalam Ulangan 32:1-52 Musa mengajarkan kepada generasi baru Israel sebuah lagu panjang yang terdiri dari 43 ayat. Lagu ini menyatakan kesetiaan Allah sekaligus merupakan suatu kesaksian bagi bangsa Israel ketika mereka berhasil masuk ke Tanah Perjanjian dan melupakan Allah. Lagu ini memiliki dua tujuan. Pertama, menunjukkan kepada bangsa Israel bahwa Allah berhak atas kasih mereka. Kedua, memanggil mereka kembali kepadaNya ketika mereka sampai pada kekuatan yang penghabisan (Ulangan 32:36-39).

Jangan meremehkan kekuatan musik. Ia dapat melakukan dua hal, menghalangi pekerjaan Roh Kudus atau membuat Anda semakin mengasihi Kristus -- DJD

JIKA TAK ADA KEHARMONISAN DALAM HIDUP ANDA COBALAH MENGUBAH MUSIK ANDA

Sumber: Renungan Harian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar