Sabtu, 11 November 2023

Semua Orang Menyembah Sesuatu


Hai orang-orang Atena! Saya melihat bahwa dalam segala hal kalian sangat beragama. –Kisah Para Rasul 17:22 (BIS)


Ayat Bacaan & Wawasan:

Kisah Para Rasul 17:24-32


Baru-baru ini saya mengunjungi kota Athena, Yunani. Ketika berjalan mengelilingi Agora Kuno—lapangan terbuka tempat para filsuf mengajar dan orang Athena beribadah—saya menemukan mezbah kepada dewa Apolo dan Zeus yang terletak dalam naungan Akropolis, tempat patung dewi Athena pernah berdiri.


Kita mungkin tidak menyembah Apolo atau Zeus sekarang ini, tetapi masyarakat modern tidak kalah religius dibandingkan masyarakat kuno. “Semua orang menyembah sesuatu,” kata novelis David Foster Wallace. Ia memperingatkan, “Jika Anda menyembah uang dan harta . . . maka Anda tidak akan pernah merasa cukup. . . . Menyembah tubuh dan kecantikan Anda . . . akan membuat Anda selalu merasa buruk rupa . . . Menyembah kepandaian Anda . . . Anda akan terus-terusan merasa bodoh.” Zaman sekuler kita sekarang memiliki ilah-ilahnya sendiri, dan menyembah semua itu akan merusak hidup kita.


“Hai orang-orang Atena!” kata Paulus saat mengunjungi Agora, “Saya melihat bahwa dalam segala hal kalian sangat beragama” (Kis. 17:22 BIS). Sang rasul lalu menjelaskan tentang satu-satunya Allah yang sejati, Pencipta segala sesuatu (ay. 24-26). Allah itu ingin dikenal (ay. 27) dan menyatakan diri-Nya melalui kebangkitan Yesus (ay. 31). Tidak seperti Apolo dan Zeus, Allah ini tidak dibuat oleh tangan manusia. Tidak seperti uang, rupa, atau kepandaian, menyembah Dia tidak akan merusak hidup kita.

Ilah adalah apa pun yang kita andalkan untuk memberi kita tujuan hidup dan rasa aman. Syukurlah, ketika setiap ilah di dunia ini mengecewakan kita, kita dapat menemukan satu-satunya Allah yang sejati (ay. 27).


Oleh:  Sheridan Voysey


Renungkan dan Doakan

Ilah apa saja yang Anda lihat disembah masyarakat masa kini? Apa yang Anda andalkan untuk memberi Anda tujuan hidup dan rasa aman?


Ya Bapa, ampunilah aku, karena lebih mengutamakan kekayaan, kecantikan, kedudukan, atau hal-hal lain. Tolonglah aku menyingkirkan semua itu dari takhta hatiku dan menempatkan Engkau di sana.


Sumber: Our Daily Bread

Tidak ada komentar:

Posting Komentar