Raja yang Tidak Terlihat
Aku telah datang sebagai jawaban atas doamu. –Daniel 10:12 (BIMK)
Ayat Bacaan & Wawasan :
Daniel 10:10-19
Pilgrim adalah pertunjukan musikal yang didasarkan pada The Pilgrim’s Progress, sebuah alegori tentang perjalanan hidup orang percaya. Dalam pertunjukan itu, semua kuasa tak kasatmata dalam dunia rohani diperlihatkan secara nyata kepada penonton. Tokoh Raja, yang mewakili Allah, hadir di atas panggung hampir di sepanjang pertunjukan. Sosok berpakaian putih itu dengan aktif menghalau serangan musuh, dengan lembut mendekap mereka yang menderita, dan mendorong orang-orang untuk melakukan kebaikan. Meski perannya sangat penting, Raja itu tidak terlihat secara fisik oleh tokoh-tokoh manusia di atas panggung. Mereka hanya dapat merasakan dampak dari perbuatannya.
Apakah kita menjalani hidup dengan keyakinan bahwa Raja kita yang sejati bekerja aktif dalam hidup ini, meski kita tidak dapat melihat-Nya secara fisik? Saat berada dalam kesulitan, Daniel menerima penglihatan dari seorang utusan surgawi (Dan. 10:7) yang diutus sebagai jawaban langsung atas doa-doanya yang setia (ay. 12). Utusan itu menjelaskan bahwa peperangan rohani telah menunda kedatangan-Nya sehingga perlu ada malaikat lain yang ditugaskan (ay. 13). Daniel diingatkan bahwa meski ia tidak dapat melihat Allah, di sekitarnya ada banyak bukti dari perhatian dan pemeliharaan-Nya. “Allah mengasihi engkau, sebab itu janganlah cemas atau takut,” kata utusan itu meneguhkan Daniel (ay. 19 BIMK). Pada bagian akhir Pilgrim, ketika si tokoh utama tiba di pintu surga setelah mengalami banyak kesengsaraan, ia berseru dengan gembira untuk pertama kalinya, “Aku dapat melihat Sang Raja!” Sampai kita melihat-Nya dengan mata baru kita di surga, kita perlu terus mencari karya tangan-Nya dalam hidup kita hari ini.
Oleh: Karen Pimpo
Renungkan dan Doakan
Bagaimana Anda melihat karya Allah dalam hidup Anda? Dalam hal apa Anda merasa sulit untuk percaya bahwa Dia selalu menyertai Anda?
Tuhan Yesus, Rajaku, tolonglah aku mengingat bahwa Engkau selalu dekat.
Sumber: Our Daily Bread
Tidak ada komentar:
Posting Komentar