Bacaan Hari ini:
Matius 7:12 "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
Banyak orang tahu tentang Hukum Emas (Golden Rule), tetapi mungkin mereka tidak menyadari bahwa hal itu juga berkaitan dengan doa. Ayat ini berkata: "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." (Matius 7:12).
Sekilas, ini mungkin tidak terdengar ada hubungannya dengan doa—tetapi sebenarnya ada. Pernahkah seseorang meminta Anda untuk mendoakannya, lalu Anda bingung harus mulai dari mana?
Inilah caranya: Doakan orang lain dengan cara yang sama seperti Anda ingin mereka mendoakan Anda.
- Apakah Anda ingin hidup dengan aman, terjaga dan berhasil? Tentu saja. Maka doakan juga keselamatan, rasa aman dan keberhasilan bagi orang lain.
- Apakah Anda ingin menerima berkat keuangan dari Tuhan? Ya. Maka doakan juga berkat keuangan Tuhan bagi orang lain.
- Apakah Anda ingin tubuh yang sehat? Pastinya. Maka doakan juga kesehatan bagi orang lain.
- Apakah Anda ingin menggunakan waktu dengan lebih bijak? Kita semua ingin! Maka doakan juga supaya orang lain bijak menggunakan waktu mereka.
Allah adalah Bapa yang penuh kasih. Cara Allah memperlakukan Anda sebagai anak yang dikasihi adalah cara yang Ia ingin Anda perlakukan juga kepada orang lain. Apa pun yang Anda harapkan dari Tuhan untuk diri sendiri, doakanlah hal yang sama untuk orang lain.
Belajar berdoa dengan cara seperti ini membuat kita semakin menyerupai Yesus, karena doa seperti ini melatih kita untuk tidak egois.
Dalam Ayub 42:10 tertulis: "setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu "
Ayub pernah menjadi salah satu orang terkaya di dunia, tetapi dalam satu hari, ia kehilangan segalanya. Anak-anaknya mati, usahanya runtuh, ladangnya terbakar, rumahnya hilang dan tubuhnya diserang penyakit yang mengerikan. Ia sangat menderita.
Namun kitab Ayub tidak berkata: "Ketika Ayub berdoa untuk dirinya sendiri, Tuhan mendengarnya." Sebaliknya, berkat Tuhan datang ketika Ayub mulai berdoa untuk sahabat-sahabatnya.
Renungkan :
- Hal apa yang saat ini Anda doakan bagi diri sendiri, yang juga bisa Anda doakan bagi orang lain?
- Apakah Anda percaya doa adalah sarana yang kuat untuk Allah bekerja dalam hidup Anda? Jika ya, bagaimana hal itu tercermin dalam cara Anda berdoa?
- Ketika Anda berkata kepada seseorang, “Saya akan mendoakanmu,” seberapa sering Anda benar-benar melakukannya? Apa yang bisa Anda lakukan supaya lebih konsisten menepati janji doa itu?
Tuhan rindu kita tidak mementingkan diri sendiri. Saat kita mulai mendoakan terobosan bagi orang lain, Tuhan juga akan membuka jalan bagi terobosan dalam hidup kita.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar