Manisnya Firman Tuhan
Taurat Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa. –Mazmur 19:8
Ayat Bacaan & Wawasan :
Mazmur 19:8-15
Pada tanggal 22 September 1959, Our Daily Bread menerbitkan artikel renungan yang ditulis oleh Dr. M.R. DeHaan. DeHaan menulis bagaimana ia mengidam-idamkan sekotak popcorn manis bermerek Cracker Jack, dan menghubungkan keinginan itu dengan kerinduan pada firman Tuhan. Namun, yang membuatnya terkejut, beberapa minggu kemudian, kotak demi kotak popcorn Cracker Jack berdatangan ke kantornya. Keinginannya untuk menikmati Cracker Jack dipuaskan oleh para pembaca setia renungannya.
Kita begitu mudah menjadi kendur dalam ketekunan kita membaca firman Tuhan. Oleh karena itu, kita perlu merindukan sesuatu yang “lebih manis dari pada madu” (Mzm. 19:11). Daud sang pemazmur mendorong kita untuk mengalami bagaimana perkataan Allah itu “sempurna, menyegarkan jiwa”; juga “teguh” dan mengandung hikmat (ay. 8). Ia menyatakan bahwa “titah Tuhan itu tepat, menyukakan hati” (ay. 9).
DeHaan mendorong para pembaca untuk menjadikan interaksi dengan firman Allah sebagai kebiasaan, sesuatu yang dirindukan setiap hari, bagaikan popcorn manis. Kita juga sangat perlu mengembangkan kebiasaan membaca dan merenungkan Kitab Suci, serta menanggapi kebenarannya, secara teratur. Dengan pertolongan Allah, kiranya kita memiliki sikap seperti Daud, yang berkata, “Semoga kata-kata dan pikiranku berkenan pada-Mu, ya Tuhan, pelindung dan penebusku!” (ay. 15 BIMK).
Oleh: Brent Hackett
Renungkan dan Doakan
Bagaimana Anda merasakan “manisnya” firman Allah setiap hari? Bagaimana kebenaran bahwa firman Allah lebih berharga daripada emas itu dapat Anda bagikan kepada orang lain?
Ya Allah, terima kasih untuk Kitab Suci, karena firman-Mu menuntunku kepada Yesus. Tolonglah aku untuk berinteraksi dengan firman-Mu setiap hari, agar aku selalu diingatkan pada kebenaran-Mu.
Sumber: Our Daily Bread
Tidak ada komentar:
Posting Komentar