Bacaan Hari ini:
Lukas 8:14 "Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang."
Anda tidak dapat mendengar suara Allah jika pikiran Anda dipenuhi oleh hal-hal lain—terutama kekhawatiran, urusan keuangan dan berbagai aktivitas. Jika telinga Anda selalu disibukkan dengan musik, televisi atau hal lain, maka saluran komunikasi akan penuh ketika Allah ingin berbicara. Karena itu, penting bagi Anda untuk menyingkirkan gangguan.
Yesus berkata dalam Lukas 8:7: "Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, dan semak itu tumbuh bersama-sama dan menghimpitnya sampai mati."
Yesus memberikan gambaran tentang benih yang ditabur di tanah yang sudah dipenuhi semak. Saat tanaman mulai tumbuh, semak juga ikut tumbuh dan akhirnya menghimpit tanaman itu sehingga tidak pernah berbuah.
Yesus menjelaskan maknanya dalam Lukas 8:14: "Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang."
Ada tiga hal yang menghimpit dan menghalangi kita mendengar suara Allah:
1. Kekhawatiran. Kekhawatiran bagaikan semak duri. Ketika Anda terlalu sibuk dengan masalah dan tekanan hidup sehari-hari, hati Anda sulit peka terhadap suara Allah.
2. Kekayaan. Anda bisa begitu sibuk mencari nafkah, melunasi utang, menambah penghasilan atau bekerja tanpa henti, hingga akhirnya Anda tidak sempat benar-benar menjalani hidup.
3. Kenikmatan. Pada dasarnya tidak ada yang salah dengan kesenangan. Tetapi Anda perlu berhati-hati agar tidak terlalu sibuk mengejar hiburan dan kesenangan, sampai melewatkan suara Allah dan rencana-Nya bagi hidup Anda.
Pernahkah Anda perhatikan bahwa semak atau gulma tidak perlu dirawat untuk tumbuh? Mereka muncul begitu saja. Bahkan, keberadaan gulma adalah tanda kelalaian. Jika Anda melihat gulma di kebun atau halaman, itu pertanda Anda perlu merawatnya. Demikian juga dengan "gulma rohani" dalam hidup Anda—itu bisa menunjukkan bahwa Anda sedang mengabaikan waktu bersama Allah, yang sebenarnya mengasihi Anda dan rindu bersekutu dengan Anda.
Renungkan :
- Gangguan apa saja dalam hidup Anda yang menghambat pertumbuhan rohani?
- Cara praktis apa yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi atau menyingkirkan gangguan-gangguan tersebut?
- Berapa banyak waktu dalam sehari yang Anda habiskan dalam keheningan? Apa yang mungkin berubah dalam hidup Anda jika Anda meluangkan lebih banyak waktu untuk hening dan tenang bersama Alla
Ketika hidup Anda penuh dengan "saluran sibuk" dan gulma kekhawatiran, kekayaan, serta kesenangan mulai menghimpit hubungan Anda dengan Allah, itu adalah saat yang tepat untuk berhenti sejenak dan menenangkan diri. Luangkan waktu untuk menyingkirkan kebisingan, agar Anda bisa mendengar suara Allah dengan lebih jelas.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar