Bacaan Hari ini:
Yohanes 5:30 "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku."
Yesus menjalani hidup-Nya di bawah tekanan yang konstan. Banyak orang selalu mengikuti-Nya—meminta kesembuhan, pengajaran, atau bahkan berusaha menjebak dan membunuh-Nya. Namun, jika kita membaca kisah hidup-Nya dalam Alkitab, kita akan melihat bahwa Ia tidak pernah tampak terganggu oleh semua itu. Ia bahkan tidak pernah terlihat terburu-buru. Ia menghadapi tekanan hidup dengan damai.
Saya ingin belajar bagaimana melakukan hal itu. Bukankah Anda juga demikian? Selama beberapa hari ke depan, kita akan mempelajari rahasia mengelola stres dari kehidupan Yesus. Jika Anda menerapkannya, stres Anda akan berkurang, dan sukacita serta rasa puas Anda akan meningkat.
Langkah pertama untuk mengurangi stres adalah mengetahui siapa diri Anda.
Jika Anda tidak tahu siapa Anda menurut rancangan Allah, maka keluarga, teman atau budaya di sekitar Anda akan mencoba membentuk Anda menjadi seseorang yang bukan diri Anda. Dan identitas yang bingung hanya akan menimbulkan stres.
Yesus tahu persis siapa diri-Nya. Ia menegaskan identitas-Nya berulang kali, dengan berkata:
"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup" (Yohanes 14:6),
"Akulah pintu" (Yohanes 10:9),
"Akulah roti hidup" (Yohanes 6:35).
Ketika Anda tidak tahu siapa diri Anda, Anda akan cenderung meniru dan membandingkan diri. Anda mencoba menjadi orang lain, atau merasa rendah diri karena mengukur diri terhadap orang lain.
Tetapi Allah menciptakan Anda menjadi diri Anda sendiri—dengan kelebihan dan kekurangan yang unik. Tidak ada orang lain di dunia ini yang persis seperti Anda. Sidik jari, jejak kaki, mata, dan suara Anda semuanya unik. Allah tidak pernah membuat duplikat. Anda adalah satu-satunya versi Anda yang ada di dunia.
Selain mengetahui siapa diri Anda, Anda juga perlu tahu untuk siapa Anda hidup. Ketika Anda tidak tahu untuk siapa Anda hidup, Anda akan mencoba menyenangkan semua orang. Dan hal itu menimbulkan stres besar, karena tidak mungkin menyenangkan semua orang!
Yesus tahu untuk siapa Ia hidup:
"Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku." (Yohanes 5:30)
Satu-satunya tanggung jawab Anda adalah melakukan apa yang Allah ciptakan untuk Anda lakukan. Apakah Anda ingin hidup seperti Yesus—dengan stres yang lebih sedikit dan damai yang lebih besar? Maka ketahuilah siapa Anda dan untuk siapa Anda hidup.
Renungkan :
- Pernahkah Anda membiarkan orang lain—keluarga, teman, atau budaya—menentukan siapa diri Anda? Apa hasilnya?
- Untuk siapa Anda hidup hari ini? Apakah cara itu membawa damai atau justru menambah beban?
- Siapa dalam hidup Anda yang tahu persis siapa dirinya dan untuk siapa ia hidup? Apa yang membuat kehidupan orang itu menarik bagi Anda?
Ketika Anda hidup hanya untuk menyenangkan satu Pribadi—Allah—hidup menjadi lebih sederhana dan stres Anda berkurang drastis.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar