Minggu, 18 Mei 2025

Belajar dari Teladan Yesus

Bacaan Hari ini:
Matius 11:29 “Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.”

Tidak ada seorang pun yang  menjalani kehidupan yang lebih seimbang dan sehat selain Yesus. Ia tidak dihinggapi stres. Ia tidak pernah terbebani dengan beban yang berat. Hidupnya menjadi contoh bagi kita tentang cara hidup yang bertujuan dan damai.

Dalam Matius 11:29 Yesus berkata, “Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.” Seolah-olah Ia berkata, “Pelajarilah Aku. Perhatikan bagaimana Aku melakukannya.”

Kita telah mempelajari bahwa jawaban-Nya terhadap stres dan kecemasan yaitu dengan datang kepada-Nya dan memikul kuk-Nya dengan melepaskan kendali kita. Sekarang, Ia mengundang kita untuk belajar dari-Nya.

Yesus tidak berkata, "Belajarlah dari-Ku. Aku akan mengajarkanmu cara bertahan dan stamina, kepercayaan diri dan keberanian, atau manajemen waktu dan penetapan tujuan." Dia berkata, "Belajarlah dari-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati." Dia ingin kita memerhatikan-Nya dan meniru apa yang telah Dia lakukan.

Namun, belajar dari Yesus, mengikuti teladan-Nya tentang kelembutan dan kerendahan hati tidak bisa terwujud dalam semalam. Itu adalah proses yang membutuhkan waktu. Anda harus belajar mengurangi stres.

Dua penyebab stres terbesar dalam hidup Anda ialah kesombongan dan permusuhan. Keduanya adalah lawan dari kerendahan hati dan kelembutan.
Agresi terjadi ketika Anda melakukan sesuatu terlalu cepat. Anda tidak mau menunggu atau memikirkan semuanya. Anda langsung melakukannya dengan kedua kaki Anda.

Kesombongan terjadi ketika Anda mencoba mengendalikan segalanya. Kesombongan adalah berpikir Anda tahu apa yang terbaik, dan hidup setiap orang akan lebih mudah jika mereka mengikuti rencana Anda.

Yang sebenarnya adalah ketika Anda mencoba melakukan semuanya, memiliki semuanya, menjadi segalanya, dan mengalami semuanya, Anda hidup dengan sikap agresif dan arogan. Anda bertingkah seperti manusia super atau wanita super. Penawar dari agresi dan kesombongan ialah kelemahlembutan dan kerendahan hati—jenis kehidupan yang Yesus contohkan untuk kita jalani.

Jadi, bagaimana caranya belajar untuk bersikap lemah lembut dan rendah hati seperti Yesus? Anda melakukannya dengan menumbuhkan iman Anda. Dan ketika iman Anda tumbuh, stres Anda pun berkurang.

Bagaimana Anda menumbuhkan iman Anda? Iman tumbuh dengan menghabiskan waktu dengan Alkitab. Semakin banyak Anda memasukkan Firman Tuhan ke dalam hidup Anda, semakin besar pula iman Anda. Alkitab mengatakan : “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus” (Roma 10:17).

Renungkan hal ini: 
- Apakah Anda merasa mudah atau sulit untuk mempraktikkan kelemahlembutan dan kerendahan hati? Bagaimana Anda dapat bertumbuh dalam hal-hal ini?
- Apakah Anda melihat adanya tanda-tanda agresi dan arogansi dalam hidup Anda? Bagaimana Anda dapat mengurangi sifat-sifat ini?
- Apa yang dapat Anda ubah dalam jadwal harian Anda untuk memasukkan lebih banyak Firman Tuhan ke dalam hati dan pikiran Anda?

Anda perlu mendengar Firman, membaca Firman, dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari. Jika Anda melakukannya, iman Anda akan meningkat dan stres Anda akan berkurang, dan hidup Anda akan mulai tampak semakin seperti hidup Yesus.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar